Rabu, 08 Februari 2017

(Puisi) Dilema Rasa dan Ilusi Cinta

Setiap hari jiwa terasa keras dan kering
layu, gersang, tandus tak pernah tersiram
rasa syukur membuat hidup terus berjalan
kehidupan sering membuat tertawa
bukan gila tapi karena kadang lucu

takdir mempertemukan air sejuk itu
membuat kegersangan seakan akan hilang
air sejuk yang baru terlihat setelah sekian lama
terlihat setelah melihat dirinya tersenyum

kegersangan selama lima setengah tahun
seakan telah menemukan oase yang dingin
mengaliri setiap jengkal rasa menjadi kesejukan
terkadang alirannya terlalu deras membuat denyut jantung tak beraturan
menginspirasi namun juga membuat depresi

namun sang oase dan air sejuk itu...
sepertinya hanya sementara, kau menghilang
panas kepala ini jika lama tak memandang
membuat tersadar diri ini, semua hanyalah omong kosong
dia hanya hadir sementara, inspirasi menjadi ilusi

Bmkhadafi

Tidak ada komentar:

Posting Komentar